Papua – Masyarakat Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menyatakan komitmen penuh menjaga stabilitas keamanan dengan menolak segala bentuk provokasi dari kelompok tidak bertanggung jawab yang berpotensi mengganggu ketertiban wilayah perbatasan.
Tokoh Pemuda Distrik Kiwirok yang juga Kepala Kampung Wantem, Niko Taplo, menegaskan bahwa kondisi keamanan saat ini telah kondusif dan seluruh aktivitas sosial maupun ekonomi warga kembali berjalan normal pascakonflik.
“Puji Tuhan, situasi keamanan di Distrik Kiwirok aman dan tidak ada lagi warga yang mengungsi akibat kejadian sebelumnya,” ujar Niko, Sabtu (24/1/2026).
Ia menyebutkan, masyarakat secara kolektif telah bersepakat memutus rantai provokasi yang kerap menyasar mahasiswa dan pemuda sebagai sasaran utama pengacauan keamanan. Menurutnya, keberanian pemuda Kiwirok dalam menolak ajakan kekacauan menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan kampung.
“Ini membuktikan masyarakat tidak takut dan tidak terhasut oleh ajakan-ajakan yang ingin menciptakan kekacauan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Niko menyampaikan bahwa warga kini memilih fokus menata kembali kehidupan mereka dibanding menanggapi narasi destruktif yang disebarkan kelompok yang tidak menginginkan kemajuan di Pegunungan Bintang. Upaya provokatif tersebut dinilai hanya akan merusak masa depan generasi muda Papua.
Pemerintah kampung, kata Niko, juga memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan untuk memperkuat pengawasan di titik-titik rawan gangguan kelompok KKB.
“Kami mendukung penuh aparat keamanan karena kehadiran mereka sangat membantu masyarakat beraktivitas dengan tenang,” imbuhnya.
Ia turut mengecam keras keberadaan kelompok mahasiswa gadungan yang kerap menyebarkan informasi bohong demi kepentingan politik kelompok tertentu. Untuk itu, Niko mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam organisasi terlarang.
Menurutnya, kedamaian di wilayah pegunungan menjadi syarat utama agar penyaluran bantuan logistik serta layanan kesehatan dari pemerintah pusat dapat berjalan lancar.
“Pemuda berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan persatuan di Kabupaten Pegunungan Bintang dari segala ancaman luar,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap potensi gangguan keamanan akan segera dilaporkan kepada pihak berwenang guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. Niko optimistis, Kiwirok kini menatap masa depan yang lebih cerah dengan fondasi keamanan yang dijaga bersama oleh masyarakat dan aparat negara.(rd)
Leave a comment