Papua – Program Si-IPAR (Polisi Pi Ajar), bagian dari Operasi Rasaka Cartenz 2025, kembali menunjukkan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di wilayah Papua Pegunungan. Melalui kegiatan pembelajaran berhitung, membaca, serta pengenalan huruf, Satgas Si-IPAR ORC 2025 hadir untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan ini dilaksanakan di Mako Polres Pegunungan Bintang pada Senin (24/11) sore.
Dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Si-IPAR, IPDA Maikel Matius Imburi, suasana belajar berlangsung penuh keakraban dan keceriaan.
Anak-anak tampak antusias mengikuti sesi pembelajaran interaktif yang kemudian dilanjutkan dengan makan bersama personel kepolisian. Materi yang diberikan meliputi membaca, berhitung, mengenal huruf, menulis, hingga mewarnai gambar sebagai pendekatan belajar sambil bermain.
Dalam keterangannya, IPDA Maikel menyampaikan bahwa kehadiran Si-IPAR merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan generasi Papua.
“Program Si-IPAR adalah bentuk nyata pendekatan humanis Polri. Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun masa depan anak-anak — generasi Papua Emas — melalui pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk berinteraksi, berkreasi, dan mengembangkan diri bersama para personel Polri. Metode yang digunakan tidak hanya berfokus pada pengajaran materi dasar, tetapi juga pada penanaman rasa percaya diri dan motivasi belajar.
IPDA Maikel Imburi menegaskan bahwa Program Si-IPAR akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Oksibil dan seluruh Kabupaten Pegunungan Bintang sebagai bagian dari komitmen Operasi Rasaka Cartenz 2025 dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua sejak usia dini.
Program Si-IPAR merupakan salah satu inovasi unggulan berbasis edukasi dan kemanusiaan yang menegaskan bahwa Polri bukan hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun peradaban dan masa depan anak-anak Papua.(rd)
Leave a comment