Sumbar – TNI melalui Kodam XX/TIB terus bergerak cepat dalam membantu pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatera Barat. Saat ini, dengan adanya kebutuhan sarana transportasi yang terputus, Kodam XX/TIB yang tergabung dalam posko terpadu menindak lanjuti dengan penyiapan jembatan Bailey. Oleh karenanya dilakukan survei teknis sebagai langkah awal untuk pemasangan jembatan Bailey di beberapa titik yang mengalami kerusakan menyebabkan terputusnya akses transportasi masyarakat. (6/12/2025)
Kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi lapangan, kebutuhan material, serta titik pemasangan yang paling tepat dan aman. Adapun lokasi yang menjadi fokus pemasangan jembatan Bailey saat ini, meliputi:
1. Jembatan Sikabau yang menghubungkan ruas jalan Sikabau ke Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. Jalur ini merupakan akses vital warga yang terdampak langsung oleh bencana.
2. Jembatan Bawah Kubang yang menghubungkan Sawah Suduik ke Koto Hilalang, Kabupaten Solok. Pemasangan jembatan Bailey di lokasi ini diharapkan mampu memulihkan konektivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.
3. Jembatan Supayang BG yang menghubungkan wilayah Solok dengan Nagari Paninggahan, Kabupaten Solok. Survei dilakukan untuk menentukan struktur penyangga dan titik pembangunan yang paling sesuai dengan kondisi lapangan.
4. Jembatan Luhuang yang menghubungkan Lubuk Basung ke Sungai Limau, Kabupaten Agam. Akses ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat serta distribusi bantuan di wilayah terdampak.
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen Arief Gajah Mada, S.E., M.M., menegaskan sesuai arahan KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., bahwa setelah tahap survei selesai dan seluruh data teknis terkumpul, pemasangan jembatan Bailey akan langsung dikerjakan secepat mungkin guna memulihkan akses transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat.(rd)
Leave a comment