x

Polda Papua Barat Gelar FGD Bersama Gubernur Akpol dan Perwira Remaja

3 minutes reading
Wednesday, 16 Sep 2026 17:46 4 Ismaya Rosita

Manokwari – Polda Papua Barat melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) dan para Perwira Remaja Akpol yang berdinas di jajaran Polda Papua Barat, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon Lantai II Mapolda Papua Barat tersebut dihadiri Gubernur Akpol Irjen Pol. Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana, M.Si., para Pejabat Utama Polda Papua Barat, peneliti dari Akpol, serta para Perwira Remaja Akpol yang bertugas di wilayah hukum Polda Papua Barat.

FGD merupakan sarana dalam program Lemdiklat akpol guna menjalin sinergi antar fungsi yg akan menjadi pengalaman bagi para perwira muda bilamana nanti ditempatkan pada lini satker kewilayahan. Berbagai pengalaman dan dinamika yang dihadapi di lapangan menjadi bahan penting dalam melihat kesesuaian antara pembelajaran yang diperoleh selama pendidikan dengan kebutuhan pelaksanaan tugas setelah dilantik menjadi perwira Polri.

Gubernur Akpol Irjen Pol. Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., menyampaikan bahwa pengalaman para Perwira Remaja selama berdinas merupakan bagian penting yang perlu dihimpun sebagai bahan evaluasi dan pengembangan pendidikan di Akpol.

“Kami ingin mengumpulkan baket atau bahan pengalaman dari para Perwira Remaja selama melaksanakan tugas di lapangan. Pengalaman tersebut akan dirangkum dan menjadi bahan masukan untuk melihat apa yang perlu diperkuat maupun disesuaikan dalam kurikulum pendidikan di Akpol, sehingga pendidikan yang diberikan dapat semakin relevan dengan kebutuhan tugas kepolisian di lapangan,” ujar Gubernur Akpol.

Ia menjelaskan, pengalaman yang diperoleh para Perwira Remaja di berbagai satuan dan wilayah memiliki nilai penting sebagai masukan bagi lembaga pendidikan dalam mempersiapkan calon perwira agar lebih siap menghadapi tantangan tugas setelah menyelesaikan pendidikan.

“Dari pengalaman para Perwira Remaja, kita dapat mengetahui berbagai tantangan nyata yang dihadapi setelah mereka bertugas. Hal ini akan menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi Akpol untuk terus menyempurnakan proses pendidikan dan pembentukan perwira Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana, M.Si., menyampaikan bahwa para Perwira Remaja merupakan bagian penting dalam keberlanjutan organisasi Polri sehingga perlu terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri.

“Saya berharap para Perwira Remaja dapat terus belajar, menjaga integritas, membangun komunikasi yang baik serta mampu beradaptasi dengan karakteristik wilayah dan masyarakat tempat bertugas. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai proses untuk meningkatkan pengalaman dan kemampuan sebagai perwira Polri,” ungkap Brigjen Pol. Sulastiana.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama melaksanakan tugas harus dapat menjadi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi serta pemahaman terhadap karakteristik masyarakat di wilayah penugasan.

Kegiatan FGD berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan penyampaian pengalaman para Perwira Remaja selama menjalankan tugas di jajaran Polda Papua Barat. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi peneliti Akpol dalam menghimpun dan merangkum pengalaman lapangan sebagai bagian dari evaluasi pengembangan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin kuat antara Akpol dan para alumninya sekaligus tercipta kesinambungan antara proses pendidikan di Akpol dengan kebutuhan pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.(rd)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA TERKINI

LAINNYA
x