Papua – Polda Papua melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan verifikasi 13 komponen dalam rangka seleksi Pendidikan S-2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruangan Pelayanan Biro SDM Polda Papua, Kamis (05/03/2026).
Kegiatan verifikasi ini dihadiri oleh Dirpamobvit Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Kasubbag Seleksi Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M., Kaurlitpers Subbidpaminal Bidpropam Polda Papua AKP Bambang Irianto, Paur Subbagselek Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Iptu Sudirman, S.H., Paur Subbagpangkat Bagbingkar Rosdm Polda Papua Iptu Anang Shayudi, S.E., Pamin Subbagrenmin Itwasda Polda Papua Ipda Andreas Eko Yuwono, S.H., serta staf Biro SDM Polda Papua.
Kegiatan dimulai dengan kehadiran panitia dan para peserta yang memasuki ruangan pelayanan Biro SDM Polda Papua untuk mengikuti tahapan verifikasi. Selanjutnya, para peserta melakukan pengecekan kehadiran serta pengisian administrasi sebagai bagian dari proses awal sebelum memasuki tahapan pemeriksaan komponen seleksi.
Dalam proses verifikasi tersebut, panitia melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah komponen penilaian yang meliputi nilai E-Mental dan E-Rohani, dilanjutkan dengan pemeriksaan nilai jasmani dan akademik.
Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan berkas Sistem Informasi Penilaian Kinerja (SIPK) serta penelitian catatan personel (Litcatpers) guna memastikan seluruh persyaratan dan indikator penilaian peserta telah terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasubbag Seleksi Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi 13 komponen merupakan bagian penting dalam proses seleksi pendidikan pengembangan bagi anggota Polri yang akan mengikuti pendidikan S-2 STIK.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel guna menghasilkan perwira Polri yang memiliki kompetensi serta integritas yang baik.
“Kegiatan verifikasi ini merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh peserta yang mengikuti seleksi telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses ini dilakukan secara objektif dan transparan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, unggul, dan berintegritas,” ujarnya.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti verifikasi 13 komponen sebanyak delapan orang, yang terdiri dari tujuh peserta pria dan satu peserta wanita. Seluruh peserta sebelumnya telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi untuk mengikuti tahapan verifikasi tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan proses seleksi Pendidikan S-2 STIK Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK RPL Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan perwira Polri yang berkualitas dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian di masa mendatang.(rd)
Leave a comment