Home Peristiwa Hari Ketiga Operasi Gabungan, Pencarian 6 ABK KM Bintang Laut Terkendala Cuaca Buruk
Peristiwa

Hari Ketiga Operasi Gabungan, Pencarian 6 ABK KM Bintang Laut Terkendala Cuaca Buruk

Share
Share

Papua – Operasi gabungan pencarian enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Bintang Laut yang hingga kini belum ditemukan memasuki hari ketiga pada Jumat (23/01/2026). Kegiatan pencarian ini melibatkan personel Sat Polairud Polres Merauke, Basarnas Merauke, serta Kodaeral XI, yang dimulai sejak pukul 06.00 WIT dari Pelabuhan Perikanan Merauke.

Sebelum pelaksanaan pencarian, seluruh personel gabungan terlebih dahulu menerima briefing dari Kasi Ops Basarnas Merauke, Mathius Amba Rura, S.H., terkait teknis dan rencana operasi pencarian di perairan Merauke. Usai briefing, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi pencarian menggunakan satu unit Rigid Buoyant Boat (RBB) Basarnas Merauke dan satu unit Kapal Patroli Sat Polairud Polres Merauke KP.1012.

Dalam pelaksanaannya, sekitar pukul 09.00 WIT, unsur RBB hanya mampu mencapai jarak 12,32 mil laut pada posisi 08°40’59” LS – 140°21’00” BT. Kondisi cuaca yang memburuk berupa hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi menyebabkan tim SAR gabungan tidak dapat melanjutkan pencarian ke titik yang telah direncanakan.

Kasi Ops Basarnas Merauke, Mathius Amba Rura, S.H., menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi kendala utama dalam pelaksanaan operasi SAR pada hari ketiga.

“Sejak pagi kondisi cuaca di perairan Merauke cukup ekstrem, dengan hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi ini sangat berisiko terhadap keselamatan personel serta sarana yang digunakan,” ujar Mathius.

Akibat kondisi tersebut, pada pukul 09.30 WIT tim SAR gabungan memutuskan untuk kembali menuju Muara Kali Maro Merauke guna berlindung dan menunggu arahan lebih lanjut dari Kepala Basarnas Merauke. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi demi mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi.

Setelah cuaca sempat memungkinkan, upaya pencarian kembali dilanjutkan pada siang hari dengan melibatkan unsur laut yang sama. Namun, hingga sore hari kondisi cuaca di perairan Merauke masih belum bersahabat. Sekitar pukul 14.20 WIT, Kapal Patroli Sat Polairud KP.1012 dan RBB Basarnas Merauke kembali ke dermaga Pelabuhan Perikanan Merauke dan Pelabuhan Pintu Air Merauke demi mengutamakan keselamatan personel dan alutsista.

“Keselamatan personel merupakan prioritas utama dalam setiap operasi SAR. Pencarian akan terus kami lanjutkan dengan menyesuaikan perkembangan dan kondisi cuaca di lapangan,” tambah Mathius.

Sementara itu, personel Pos Polairud Kumbe juga melakukan pengecekan terhadap ABK KM Bintang Laut (GT 29) yang berhasil selamat dan saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Kumbe. Seluruh korban selamat dilaporkan masih dalam penanganan dan pengawasan tenaga medis.

Operasi pencarian terhadap enam ABK KM Bintang Laut yang masih dinyatakan hilang akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan serta perkembangan cuaca di wilayah perairan Merauke.(rd)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stey Sosmed

Update Nasional

Berita Olahraga

Berita Kapolri

Divisi Humas

Seputar Polda

Berita Polres

Info Polsek

Berita Satwa

Info Seleb

Kriminal Terkini

Berita Narkoba

Ragam News