Papua – Memasuki hari kelima pelaksanaan Operasi Lilin Cartenz-2025, Polda Papua memperketat pengamanan di sejumlah titik rumah ibadah. Langkah ini dilakukan guna memastikan kenyamanan umat Nasrani yang akan melaksanakan ibadah malam Natal.
Kasatgas Tindak Operasi Lilin Cartenz-2025 Polda Papua, Kompol Abjan Jalan, S.H., memberikan instruksi langsung saat memimpin apel serah terima personel pada Rabu sore.
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa fokus utama tim saat ini adalah sterilisasi dan pengamanan lokasi ibadah.
“Sore hingga malam nanti, agenda utama kami adalah melaksanakan pengamanan menyeluruh menjelang ibadah Natal bagi saudara-saudara kita umat Nasrani,” ujar Kompol Abjan di hadapan personel di Jayapura.
Kompol Abjan menjelaskan bahwa Satgas Tindak diperkuat oleh tiga unsur kekuatan utama, yakni Subsatgas SAR, Subsatgas PRC (Pasukan Respon Cepat), dan Subsatgas Kompasif. Ketiga subsatgas ini memiliki peran strategis dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Secara khusus, Subsatgas Kompasif melalui Unit Jibom (Penjinak Bom) telah diterjunkan untuk melakukan penyisiran di gereja-gereja dan lokasi ibadah lainnya.
“Sore ini, Unit Jibom melaksanakan sterilisasi di gereja-gereja. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh lokasi benar-benar aman dari potensi ancaman, bahan peledak, maupun gangguan keamanan lainnya sebelum jemaat datang,” tegasnya.
Menutup arahannya, Kompol Abjan mengimbau masyarakat, khususnya umat Nasrani di Papua, agar tidak merasa khawatir dalam menjalankan ibadah.
“Kami mengimbau seluruh umat untuk melaksanakan ibadah malam Natal dengan tenang, khidmat, dan penuh sukacita. Harapan kami, seluruh rangkaian ibadah malam ini dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.(rd)
Leave a comment