Papua – Polda Papua melaksanakan tes psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dalam rangka seleksi Program Pendidikan S-2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Assessment Center Polda Papua, Sabtu (07/03/2026).
Pelaksanaan kegiatan dihadiri oleh Kasubbagselek Bagdalpres Biro SDM Polda Papua, Kompol Darwis, S.Sos., M.M, PS Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Papua Kompol Deby Wiharjayadi, S.I.K., M.H, serta panitia pelaksana CAT psikologi.
Sebelum pelaksanaan tes dimulai, Kabag Psikologi Biro SSDM Polri, Kombes Pol Agus Yulianto, S.Psi. memberikan arahan kepada para peserta melalui sambungan virtual. Ia menjelaskan bahwa tes psikologi merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi pendidikan S-2 STIK guna memetakan potensi, karakter, dan kesiapan peserta dalam mengikuti pendidikan lanjutan.
Menurutnya, tes psikologi terdiri dari beberapa bagian, yakni informasi umum, tes kepribadian, serta tes psikoteknologi, dengan estimasi waktu pengerjaan antara dua hingga empat jam. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan oleh tim psikologi Polri.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mengerjakan setiap pertanyaan dengan jujur, percaya diri, serta memastikan seluruh bagian soal diisi dengan lengkap agar hasil penilaian dapat menggambarkan potensi peserta secara objektif.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti seleksi CAT psikologi sebanyak 9 orang, yang terdiri dari 8 peserta pria dan 1 peserta wanita.
Melalui pelaksanaan seleksi ini, diharapkan dapat menjaring personel Polri yang memiliki kemampuan, integritas, serta potensi kepemimpinan yang baik untuk mengikuti pendidikan S-2 STIK, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas.(rd)
Leave a comment