Papua – Dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, Polres Keerom melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melaksanakan kegiatan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok (sembako) di wilayah Arso, Kabupaten Keerom, Selasa (24/03/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., bersama personel dengan menyasar sejumlah toko, kios, serta pedagang bahan kebutuhan pokok. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan harga, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pedagang guna memperoleh informasi terkait distribusi dan ketersediaan barang.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas masih bervariasi. Beras premium tercatat di kisaran Rp15.650/kg dan beras medium Rp15.200/kg. Minyak goreng premium dijual Rp22.000/liter, gula Rp19.000/kg, serta daging ayam Rp50.000/kg.
Sementara itu, pada komoditas sayur dan kebutuhan dapur lainnya, harga telur berada di angka Rp38.500/kg, cabai rawit Rp140.000/kg, cabai keriting Rp60.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, dan bawang putih Rp50.000/kg.
Dari hasil pengecekan tersebut, ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, khususnya beras premium dan gula konsumsi yang sedikit melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Kenaikan ini dipengaruhi oleh harga dari distributor. Selain itu, tingginya harga cabai rawit dan telur disebabkan keterbatasan stok serta belum optimalnya pasokan dari petani dan peternak.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan rutin dalam menjaga kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pergerakan harga bahan pokok guna mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait dan para distributor guna memastikan kelancaran distribusi bahan pokok.
“Kami berkomitmen untuk memastikan pasokan tetap tersedia sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang wajar dan terjangkau,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Polres Keerom berharap dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi di wilayah Kabupaten Keerom, khususnya menjelang dan setelah perayaan hari besar keagamaan.(rd)
Leave a comment