Burmeso – 01/07/26, Kapolres Mamberamo Raya AKBP. Arifin pimpin langsung pelaksanaan Upacara dalam rangka Hari Bhayangkara ke 80 di Polres Mamberamo Raya yang dilaksankan di Lapangan Mako Polres Mamberamo Raya, Jalan Bhayangkara Nomor 01. Burmeso Distrik Mamberamo Tengah Pusat Kota Kabupaten Mamberamo Raya dan adapun sususnan perangkat upacara dan pasukan upacara Inspektur Upacara dijabat oleh Kapolres Mambra, AKBP Arifin. Perwira Upacara dijabat oleh AKP Dorce Sada, A.Md.(Kabag SDM Polres Mamberamo Raya). Komandan Upacara dijabat oleh Danton Brimob Ipda Dodi Heri Wahyono. Pengucap Tribrata : Bripda Rafly (Ba Bag Ops Mamberamo Raya) Pembaca Doa Bripda Zulklifly (Ba Sie Dokes Polres Mamberamo Raya) MC Briptu Muhamad Rijal (Ba. Sat Lantas Polres Mamberamo Raya)
Susunan Pasukan Upacara diikuti oleh 1 (Satu) Peleton Gabungan Perwira Polres Mamberamo Raya. 1 (Satu) Peleton Anggota TNI 1 (Satu) Peleton Anggota BKO Brimob 1 (Satu) Peleton Gabungan Sat Sabhara 1 (Satu) Peleton Anggota Staff Polres (PDU) 1 (Satu) Peleton Anggota Staff Polres (PDL) 1 (Satu) Peleton Anggota Gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam dan yang hadir dalam pelaksanaan uparacara yakni Pemda Kab. Mamberamo Raya diwakili Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Mamberamo raya, Samuel Y. Pinantik Pabung, Mayor Inf. Musa Siep. Waka Polres Mamberamo Raya, Kompol Septen P. Sianturi, SH. Para PJU Kabag. Kasat. Kasubag, Kasi serta Kapolsek Jajaran Polres Mamberamo Raya, Personel Anggota Polres Mamberamo Raya. Danton Brimob BKO Polres Mamberamo Raya, Para Tamu Undangan, Bhayangkari Polres Mamberamo Raya, Rohaniawan
Rangkaian pelaksaan upacara dimulai pada pukul 08.30 Wit komendan Komandan upacara memasuki lapangan upacara, Laporan perwira upacara dan selanjutnya Kepala Kepolisian Resor Mamberamo Raya, AKBP ARIFIN, selaku Inspektur upacara mengambil tempat di mimbar upacara dan kemudian Menyanyikan Mars Polri hingga selesai dilanjutkan dengan Penghormatan Pasukan yang diikuti dengan Laporan Komandan upacara dilanjutkan pemeriksaan pasukan upacara.
Pukul 08.53 Wit, Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara dan dilanjutkan dengan, Pengucapan Tribrata dan Amanat yang bacarakan oleh Ispektur Upacara yang isinya sebagai berikut :
AMANAT PRESIDEN RI PADA UPACARA PERINGATAN HARI BHAYANGKARA KE-80 TAHUN 2026 RABU, 1 JULI 2026
Bismillahirrahmanirrahimassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Salam Sejahtera Untuk Kita Sekalian Syalom
Om Swastiastunamo Buddhaya
Salam Kebajikan
Rahayu Yang Saya Hormati:
Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr Gibran Rakabuming Raka, B.sc; Presiden Republik Indonesia Ke – 5, Prof. Dr. (H.c.) Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri; Presiden Republik Indonesia Ke – 6,jenderal Tni (Purn Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.a., Gcb. Ac; .Presiden Republik Indonesia Ke – 7, Ir. H. Joko Widodo Beserta Ibu;
Ibu Negara Presiden Republik Indonesia Ke-4 Dra. Hj. Sinta Nuriyah Wahid; Ibu Negara Presiden Republik Indonesia Ke – 6 Hj. Tuti Sutiawati Try Sutrisno; Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Ke 10 Dan Ke – 12 Dr. (Hc) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla Beserta Istri;
Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Ke – 11 Prof. Dr.h. Boediono, B.sc., M.ec. Beserta Istri; Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Ke – 13 Prof. Dr. (H.c) K.h. Ma’ruf Amin Beserta Istri; Para Pimpinan Tinggi Negara;ketua Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Ketua Dan Wakil Ketua Lembaga-lembaga Tinggi Negara: Yang Mulia Para Duta Besar Negara Sahabat Dan Atase Kepolisian Negara Sahabat; Para Menteri Koordinator, Para Menteri Dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih; Kepala Kepolisian Republik Indonesia Beserta Seluruh Prajurit Polri Dimanapun Berada; Panglima Tni Beserta Para Kepala Staf Angkatan; Jaksa Agung Republik Indonesia; Kepala Badan Dan Kepala Lembaga Pemerintahan; Para Pimpinan Partai Politik; Pimpinan Organisasi Keagamaan Dan Kemasyarakatan Para Mantan Kapolri, Sesepuh, Senior, Dan Para Purnawirawan Polri; Hadirin Dan Undangan Yang Saya Hormati; Saudara-saudaraku Sebangsa Dan Setanah Air Dimanapun Berada:
Seluruh Peserta Upacara Sekalian Yang Saya Hormati Dan Saya Banggakan:
Pertama-tama Tentunya Sebagai Insan Yang Bertaqwa, Marilah Kita Tidak Henti-hentinya Memanjatkan Puji Syukur Kehadirat Allah Swt, Tuhan Maha Kuasa. Kita Bersyukur Atas Segala Karunianya, Sehingga Hari Ini Dapat Berkumpul Dalam Upacara Kebesaran Memperingati Hari Bhayangkara Ke-80.
Pada Acara Peringatan Hari Bhayangkara Yang Ke-80 Ini, Saya Sebagai Presiden Indonesia Menyampaikan Selamat Dan Rasa Bangga Kepada Seluruh Keluarga Besar Polri Dimana Pun Saudara-saudara Bertugas. Saya Juga Menyampaikan Apresiasi Tertinggi Dari Negara Serta Ucapan Terima Kasih Atas Kerja Keras, Pengabdian Dan Pengorbanan Yang Telah Saudara-saudara Tunjukkan Dalam Menjaga Stabilitas Keamanan Dalam Negeri Secara Professional Dan Tanpa Lelah. Peserta Upacara Dan Undangan Sekalian Yang Saya Banggakan, Tema Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 Ini Adalah “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat. Tema Ini Mengandung Makna Bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia Dalam Seluruh Perjalanan Pengabdiannya Bermuara Pada Satu Tujuan Luhur Yaitu Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat, Hal Ini Berarti Bahwa Seluruh Pengabdian Polri Diarahkan Untuk Melindungi, Mengayomi Dan Melayani Masyarakat. Perwujudan Pengabdian Kepada Masyarakat
Tentunya Dapat Tercapai Apabila Polri Dalam Melaksanakan Tugas Pokoknya Mampu Mencerminkan Kesigapan. Ketegasan Dan Profesionalisme Untuk Emberikan Pelayanan Terbaiknya. Fokus Utama Pelayanan Polri Yaitu Pelayanan Yang Responsif Dan Berorientasi Memberikan Manfaat Secara Langsung Kepada Masyarakat. Apabila Masyarakat Telah Sungguh-sungguh Merasakan Kehadiran Dan Pengabdian Polri. Maka Polri Telah Berhasil Melaksanakan Tugas Pokoknya Sebagaimana Yang Diamanatkan Undang-undang
Peserta Upacara Dan Undangan Sekalian Kita Sadari Bersama Bahwa Bangsa Indonesia Sebagai Bagian Dari Dunia Internasional. Tentunya Tidak Dapat Lepas Dari Pengaruh Geopolitik Global. Dinamika Global Saat Ini Yang Diwarnai Oleh Rivalitas Kekuatan Besar Perang Siber Kejahatan Transnasional Dan Ketidakpastian Ekonomi Dunia Sebagai Dampak Adanya Perang Amerika Serikat, Israel Dengan Iran, Menuntut Kesiapan Dan Kemampuan Polri Untuk Mengantisipasi Perkembangan Situasi Dan Kejahatan Yang Dimungkinkan Akan Terjadi. Termasuk Di Dalamnya Memperkuat Keamanan Siber Serta Mendukung Misi Perdamaian Dunia
Menyikapi Perkembangan Situasi Geopolitik Global Maupun Regional Yang Semakin Dinamis Saat In. Menjadikan Tantangan Yang Serius Bagi Institusi Polri Khususnya Dalam Menjaga Dan Memelihara Kamtibmas Kejahatan Yang Berevolusi Cepat Seiring Kemajuan Teknologi Informasi Serta Tingginya Ekspektasi Publik Terhadap Polri. Menuntut Polri Untuk Mampu Beradaptasi Dan Merespons Secara Cepat Setiap Tuntutan Publik. Dalam Menghadapi Hal Tersebut, Polri Tidak Lagi Bekerja Secara Reaktif. Melainkan Harus Mampu Bergerak Secara Prediktif Dan Adaptif Dalam Merespon Dampak Adanya Dinamika Global Serta Menjawab Setiap Tuntutan Publik
Polri Harus Mampu Membaca, Engadaptasi Dan Erespons Setiap Perubahan Serta Tuntutan Publik Yang Semakin Tinggi Harapannya Terhadap Keberadaan Polri. Peserta Upacara Dan Undangan Sekalian.suksesnya Beberapa Program Pemerintah Tentunya Tidak Terpisahkan Dari Peran Penting Kepolisian Dalam Mengawal Agenda Strategis Nasional Diantaranya : Dukungan Terhadap Program Makan Bergizi Gratis Yang Diwujudkan Melalui Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Sppg) Sebanyak 1.179 Unit Dari Target 1.500 Unit, Dukungan Terhadap Program Swasembada Pangan Melalui Optimalisasi Lahan Jagung Dengan Total Lahan Seluas 651.196 Hektare Yang Berhasil Mendongkrak Produksi Jagung Nasional Sebesar 9% Atau Setara 1,36 Juta Ton, Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Yang Merusak Moral Bangsa Dan Memicu Kebocoran Keuangan Negara. Seperti Kejahatan Narkoba, Penyelundupan Dan Judi Online, Program Penyediaan Rumah Bagi Pnpp Dan Masyarakat Dimana Polri Telah Berhasil Meresmikan 10.905 Unit Hunian Dari Rencana Pembangunan 15.923 Unit Serta Menjaga Stabilitas Keamanan Untuk Investasi Dan Hilirisasi Melalui Pengamanan Pada Proyek Strategis Nasional, Kawasan Industri Hilirisasi Serta Ladang-ladang Energi.
Peserta Upacara Dan Undangan Sekalian,
Tantangan Tugas Polri Ke Depan Akan Semakin Kompleks. Selain Dihadapkan Pada Dinamika Kejahatan Yang Bersifat Multidimensional, Polri Juga Dituntut Untuk Melakukan Reformasi Birokrasi Polri Sebagai Wujud Nyata Dalam Memberikan Pelayanan Terbaiknya Kepada Masyarakat. Dengan Telah Disahkannya Undang-undang Polri Yang Baru, Hendaknya Dapat Menjadi Momentum Bagi Seluruh Anggota Polri Dimanapun Bertugas Untuk Melakukan Pembenahan Pembenahan Baik Di Bidang Pembinaan Secara Internal Institusi Polri Ataupun Bidang Operasional Guna Menjawab Dinamika Perkembangan Jaman Dan Tuntutan Publik
Oleh Karenanya, Pada Momentum Hari Bhayangkara Yang Ke-80 Ini, Saya Perintahkan Kepada Seluruh Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia Untuk Mempersiapkan Diri Secara Sungguh-sungguh Dengan Mempedomani Hal-hal Sebagai Berikut: Tingkatkan Profesionalitas
Pertama, Perkuat Reformasi Kelembagaan Polri.
Polri Harus Memastikan Proses Reformasi Birokrasi Polri Mampu Mewujudkan Institusi Polri Yang Profesional, Transparan, Akuntabel, Berintegritas Dan Berorientasi Pada Pelayanan Publik Yang Berkualitas. Tunjukkan Bahwa Polri Adalah Institusi Yang Mampu Beradaptasi Dengan Perkembangan Jaman Melalui Transformasi Organisasi Yang Lebih Responsif Dan Terbuka Terhadap Pengawasan Publik.
Kedua, Pelaksanaan Tugas.
Polri Harus Mampu Memastikan Profesionalitas Setiap Anggota Dalam Pelaksanaan Tugas, Terutama Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat Dan Penegakan Hukum. Manfaatkan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Serta Tingkatkan Transparansi Proses Kerja Dan Perkuat Akuntabilitas Organisasi. Hal Ini Sangat Penting Untuk Meraih Kepercayaan Publik Terhadap Polri.
Ketiga, Perkuat Kapasitas Sumber Daya Manusia Untuk Menghadapi Kompleksitas Ancaman.
Ini Adalah Tantangan Utama Polri Di Era Digital Kemajuan Teknologi Informasi Senantiasa Dibarengi Dengan Perkembangan Karakteristik Ancaman Keamanan. Polri Harus Mampu Memperkuat Kapasitas Sumber Daya Manusianya Untuk Mampu Menghadapi Ancaman Keamanan Yang Bersifat Multidimensional. Sehingga Dengan Kapasitas Sumber Daya Manusia Yang Profesional, Adaptif, Berintegritas, Dan Menguasai Teknologi Serta Berorientasi Pelayanan, Polri Tidak Hanya Mampu Menjadi Penjaga Keamanan, Namun Juga Menjadi Pelindung Bagi Masyarakat Dari
Ancaman Dan Kejahatan.
Keempat, Tingkatkan Fleksibilitas Organisasi Dalam Menghadapi Lingkungan Strategis Yang Dinamis. Saya Tegaskan, Di Tengah Situasi Geopolitik Global Yang Sangat Dinamis, Polri Harus Memiliki Kemampuan Adaptasi Yang Tinggi. Polri Harus Mampu Mendeteksi Setiap Perubahan Yang Terjadi, Merespons Peluang Dan Ancaman Dengan Cepat Serta Beradaptasi Dengan Lingkungan. Polri Harus Mampu Menjadi Institusi Kepolisian Modern Yang Berbasis Data, Prediktif, Kolaboratif Dan Berorientasi Pada Pelayanan Publik.
Kelima, Legitimasi Institusi Polri. Dalam Negara Demokrasi, Legitimasi Polri Tidak Hanya Dilihat Dari Keberhasilan Polri Dalam Pelaksanaan Tugas, Namun Juga Pengakuan Dan Kepercayaan Publik Terhadap Polri. Untuk Itu, Harus Mampu Menunjukkan Jati Diri Sebagai Abdi Masyarakat. Bangun Budaya Integritas Organisasi. Perkuat Komunikasi Publik, Respon Cepat Keluhan Dan Kritik Publik Serta Manfaatkan Media Sebagai Sarana Untuk Memperkuat Reputasi Polri.
Para Insan Bhayangkara Yang Saya Banggakan, Perlu Saudara-saudara Pahami, Bahwa Pengabdian Kepada Masyarakat Bukan Hanya Sekadar Kewajiban, Namun Merupakan Komitmen Institusi Polri Untuk Memberikan Pelayanan Yang Berkualitas Dan Membangun Kedekatan Dengan Masyarakat. Perlu Diingat, Bahwa Tugas Pokok Polri Bukan Hanya Menjaga Keamanan Dan Menegakkan Hukum Semata, Namun Juga Menjaga Kepercayaan Publik. Untuk Itu, Polri Harus Bertransformasi Menuju Institusi Yang Semakin Profesional, Humanis, Responsif Dan Prediktif Serta Menempatkan Pengabdian Kepada Masyarakat Sebagai Jati Diri Polri
Polri Telah Melewati Berbagai Cobaan, Kritik, Dan Tuntutan Perubahan, Dan Setiap Kali Menghadapi Tekanan, Polri Selalu Bangkit, Berbenah, Dan Membuktikan Dirinya. Itu Adalah Watak Sejati Sebuah Institusi Yang Berakar Pada Nilai Pengabdian, Semakin Tinggi Tingkat Pengabdian Yang Dirasakan Masyarakat Maka Kepercayaan Publik Akan Meningkat Dan Legitimasi Polri Semakin Kuat, Dengan Disahkannya Undang-undang Polri Yang Baru, Merupakan Kado Manis Bagi Institusi Polri, Namun Sekaligus Tantangan Bagi Polri Untuk Mampu Menjawab Ekspektasi Publik Terhadap Polri Yang Lebih Baik. Hal Ini Adalah Penegasan Bahwa Masyarakat Dan Negara Percaya Bahwa Polri Mampu Bertransformasi, Mampu Menjawab Tantangan Zaman, Dan Mampu Berdiri Tegak Sebagai Penjaga Keadilan Yang Sesungguhnya. Kepercayaan Ini Adalah Modal Paling Berharga Yang Harus Dijaga Dengan Kinerja Nyata, Bukan Retorika Semata. Kita Berdiri Hari Ini Di Atas Pundak Sejarah Yang Panjang.
Peserta Upacara Dan Undangan Yang Saya Hormati, Sebelum Mengakhiri Amanat Ini, Sekali Lagi Saya Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara Ke- 80. Jadilah Insan Bhayangkara Sebagai Panggilan Tugas Yang Mulia, Panggilan Untuk Menjadi Anggota Polri Yang Lebih Baik, Lebih Profesional Dan Lebih Bermanfaat. Jadikan Setiap Tugas Sebagai Ibadah, Jadikan Setiap Pelayanan Sebagai Kehormatan Dan Jadikan Kepercayaan Rakyat Sebagai Alasan Utama Kita Memakai Seragam Ini. Polri Yang Kuat Adalah Indonesia Yang Aman, Indonesia Yang Aman Adalah Indonesia Yang Maju.
Dirgahayu Polri!
Sekian Dan Terima Kasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto
Pembacaan Amanat selesai pada Pukul 09.15 Wit dan dilanjutkan dengan Andika Bhayangkari hingga selesai dan diakhiri dengan doa yang dibawakan oleh Bipda Dzulkifli kemudian Laporan Komandan Upacara serta Penghormatan Pasukan dan ditutup engan menyanyikian lagu Hymne Polri hingga pada pukul 09.45 Wit Rangkaian Upacara HUT Bhayangkara Ke -80 Tahun Polres Mamberamo Raya selesai berjalan lancar aman, dilanjutkan dengan foto bersama.(red)
Leave a comment